Pages

Tentang Bekam

Monday, December 14, 2015

Bekam mempunyai beberapa sebutan, seperti: canduk, canthuk, kop, atau mambakan. Di Eropa disebut cupping dan fire bottle. Dalam bahasa Mandarin disebut Pa Hou Kuan. Dalam bahasa Arab disebut hijamah, dari kata al-hijmu yang berarti pekerjaan, yaitu membekam. Al-hajjam berarti ahli bekam. Al-Hijmu berarti menghisap atau menyedot. Sedangkan al-mihjam atau al-mihjamah merupakan alat untuk membekam berupa gelas untuk menampung darah yang dikeluarkan dari kulit atau gelas untuk mengumpulkan darah hijamah.


Maka secara bahasa, bekam berarti menghisap. Menurut istilah, bekam adalah peristiwa penghisapan kulit, penyayatan, dan mengeluarkan darah dari permukaan kulit, yang kemudian ditampung di dalam gelas. Dengan demikian, proses pengobatan bekam melalui tiga peristiwa, yaitu penghisapan, penyayatan, dan pengeluaran darah.Disini yang penting adalah bahwa pengeluaran darah dilakukan dengan penyayatan (mash) dengan pisau atau benda tajam lain, bukan penusukan dengan jarum atau dengan benda runcing. Luka karena sayat mengakibatkan pinggir lukanya tajam dan rata, dasarnya sempit, dan lukanya lebih lebar, sehingga darah yang keluar adalah darah kapiler. Sedangkan luka tusuk mempunyai ukuran lubang masuk yang lebih kecil daripada didalamnya. Luka jenis ini dalam menimbulkan tetanus. Selain itu, luka tusuk dapat menimbulkan luka di organ-organ yang lebih dalam atau di pembuluh darah.

Ada beberapa cara untuk menghisap. Cara yang asli dan tradisional adalah dengan memakai panas atau api yang dimasukkan dalam tabung, sehingga dapat menghisap kulit. Tabung yang dipakai berupa tabung kaca, gelas, bambu, tanduk binatang, atau bebatuan. Para tabib zaman dahulu, selain dengan api, mereka juga memakai herbal yang dipanaskan, sehingga panasnya dapat menghisap kulit. Herbal yang dipakai bermacam-macam. Di negara-negara Arab memakai habbatus sauda’‘ud hindiqusthul bahrijummarzanzabiltamr. Sedangkan di Cina, bisa memakai Herba EphedraeHerba SerissaeMyrrha, akar Angelicae PubescentisGantianae Macrophillae, atau Follium Artmeisiane Argyi.

Penghisapan dengan panas dan herbal sangat tepat untuk melancarkan peredaran darah dan chi. Juga lebih cepat mengusir pathogen dingin dan lembab. Sekarang ini sudah ada alat yang lebih modern berupa tabung kaca dengan alat penghisap. Alat ini tidak memakai panas atau herba untuk menghisap. Tetapi memakai udara atau angin. Kelemahannya adalah tidak ada hawa panas yang dipancarkan kepermukaan kulit, baik panas dari api maupun dari herba. Sehingga tidak tepat untuk penyakit yang memerlukan pengobatan dengan hawa panas.

Ada pula jenis bekam yang disertai pengeluaran darah, sehingga darah keluar dari kulit yang disebut bekam damiyah, bekam rutbah, atau bekam basah. Ada yang tanpa pengeluaran darah, yakni darah cukup mengumpul di bawah kulit saja (jaffah atau bekam kering). Bekam kering dipakai di China, Jepang, sebagian negara Eropa dan Amerika. Sedangkan di Arab memakai bekam basah. Pemilihan jenis bekam ini tergantung dari tujuan pengobatan itu sendiri.

Sumber:
Dr. Wadda’ A. Umar, Sembuh Dengan Satu Titik: Al-Qowam


Subscribe your email address now to get the latest articles from us

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2015. Tapis Jakarta.
Design by Herdiansyah Hamzah - Distributed By Blogger Templates
Creative Commons License